Kenapa Bulan tak pernah lagi tersenyum pada ku...
walau aku telah lebih memanjakanya daripada mentari...
Apa memang bulan tak mau lagi bertegur sapa dengan jiwaku...
Apa bulan tak ingin lagi meratapi pejalananku...
Kutunggu Engkau tiba setiap petang,
Dengan Asa dari seisi jiwa tuk kembali bertegur sapa...
Jakarta, 28 September 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar